FUNGSI PERTUNJUKAN DABUIH DALAM ACARA MALEWA GALA PENGHULU DI NAGARI TALAOK KECAMATAN BAYANG KABUPATEN PESISIR SELATAN

  • Ratih Juwita Novalia STKIP Muhammadiyah Muara Bungo

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan menjelaskan mengenai fungsi dari pertunjukan kesenian dabuihdalam acara melawa gala penghulu di Nagari Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Bentuk yang dipertunjukan dengan berbagai unsur dari pertunjukan dabuihmenjadi wilayah kajian dalam penelitian ini. Pada penyajian dan fungsi keberadaan pertunjukan kesenian dabuihyang berkonstribusi dalam acara malewa galapenghulu menjadi fokus penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif. Data dihimpun dengan teknik observasi, srudi kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai instrumen kunci. Lokasi penelitian berada di kawasan Nagari Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan.Informan penelitian adalah tetua dabuih, wali nagari, datuak/penghulu dan pemuka masyarakat.Teknik analisis data yang akan digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman dalam Sugiyono. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertunjukan kesenian dabuih merupakan kesenian tradisional yang berumur cukup lama. Mulai perkembangan dabuihdari Makkah sampai di sebar luaskan dan dikembangkan di Nagari Talaok, kesenian dabuihcukup eksis dan selalu ditampilkan dalam berbagai acara di Nagari Talaok salah satunya dalam acara malewa gala penghulu. Kesenian dabuihmerupakan kesenian yang mempunyai bentuk penyajian fungsionalis. Fungsi kesenian dabuihmerupakan fungsi yang tidak mengikat dan sebagai sarana pelestarian kesenian dan hiburan estetis bagi masyarakat Nagari Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Kesenian dabuihjuga sudah menjadi media pendidikan tradisional bagi masyarakat Nagari Talaok dan sekitarnya.

Referensi

Arifin, Imron. 1993. Dabus: Ilmu Kekebalan dan Kesaktian dalam Tarekat Riya’iyah. Malang: Kalimasahada Press.

Persoon, Gerard dan Schefold, Reimar. 1985. Pulau Siberut. Jakarta: Bhratara Karya Aksara.

Harjono. 1986.Pengantar antropologi. Bandung: Bina Cipta.

Hasymy, A. 1990. Sejarah Kebudayaan Islam di Indonesia. Jakarta: PT. Bulan Bintang.

Pelly, Usman. 1994. Teori-teori Sosial Budaya. Jakarta: Proyek Pembinaan dan Peningkatan Mutu Tenaga Kerja Kependidikan Direktoral Jendral Pendidikan Tinggi. Debdikbud.

Hamka. 1990. Sejarah Islam di Sumatera. Medan: Pustaka Nasional.

Indrayuda. 2013. Tari Sebagai Budaya dan Pengetahuan. Padang: UNP Press.

Yusfil. 1991. Perubahan Dabuih dari Sakral Menuju Seni Pertunjukan. Penelitian. Padang Panjang: ASKI Padang Panjang.

Syah Nur, Agustiar. 2002. Kredibilitas Penghulu dalam Kepemimpinan Adat Minangkabau. Padang: Lubuk Agung.

Sedyawati, Edy. 1981. Pertumbuhan Seni Pertunjukan. Jakarta: Sinar Harapan

Diterbitkan
2022-07-07