PENGARUH MODEL LATIHAN CROSSOVER DAN MODEL LATIHAN HIGH OR SPEED TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING DALAM PERMAINAN BOLABASKET PADA SISWA SMA NEGERI 1 PANGKAJENE

  • IRMA SURIANI PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI MAKASAR
Keywords: Crossover Training, High or Speed Training, dribbling learning result in basketball game

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:(1) Untuk mengetahui pengaruh model latihan crossover terhadap  hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene, (2) Untuk mengetahui pengaruh model latihan high or speed terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene, dan (3) Untuk mengetahui perbedaan pengaruh model latihan crossover dan model latihan high or speed terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 1 Pangkajene kelas X dan XI dengan jumlah sampel penelitian 40 siswa yang dipilih secara random sampling. Kemudian sistem pembagian kelompok menggunakan maching ordinal. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriftip, uji persyaratan, teknik analisis uji t berpasangan dan analisis uji t tidak berpasangan dengan menggunakan sistem SPSS Versi 16.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05.

Berdasarkan dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh model latihan crossover terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene. Hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene terbukti dengan adanya peningkatan dari nilai rata-rata 13,2000 meningkat menjadi 22,1000; (2) Ada pengaruh model latihan high or speed terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene. Hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene terbukti dengan adanya peningkatan dari nilai rata-rata 13,0500 meningkat menjadi 20,5500; dan (3) Ada perbedaan pengaruh antara model latihan crossover dan model latihan high or speed terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene. Hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene sebesar 22,1000 < 20,5500. Kesimpulan bahwa model latihan crossover memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan model latihan high or speed terhadap hasil belajar dribbling dalam permainan bolabasket pada siswa SMA Negeri 1 Pangkajene.

References

Ahmadi Nuril. 2007. Permainan Bola Basket. Solo : Era Intermedia

Nursantika. 2010. Glosari Arsitektur. Uniek Praptiningrum Wardhono

Sridadi. 2009. Sumbangan Tes Koordinasi Mata, Tangan, dan Kaki yang Digunakan untuk Seleksi Calon Mahasiswa Baru Prodi PJKR Terhadap Mata Kuliah Praktek Dasar Gerak Softball. Yogyakarta: FIK-UNY

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Sudaryono, Margono Gagup, Rahayu Wardani. 2013. Pengembangan Instrumen Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Published
2018-12-12
Section
Articles